Tuesday, 5 January 2016

Genting Malaysia Wisata

GENTING HIGHLANDS
  

   Pernah dengar namanya cuma belum pernah kesana sih. Dan ini pengalaman pertama kesana, kebetulan saya ikut tour sama temen temen kator. 4 Hari 3 Malam Genting dan keliling Malaysia.

Rabu 30 desember 2015, saya berangkat dari Batam untuk pergi ke Johor melalui Singapura. Sebenernya menyebalkan knapa harus lewat Singapura, padahal rute Batam - Johor itu ada.
ya sudahlah,, namanya ikut travel. hahaha
Tiba diSingapura jam 8.00 waktu sana, sempat molor sebentar krena ada sedikit masala saat di imigrasi , tau sendiri lah Singapura itu ketat nya minta ampun imigrasinya.
Beres msalahnya kemudian dilanjut kita naik bus yang sudah di sediakan dari harbourfront menuju Johor.
    Lebih kurang 2 jam perjalanan sampai di Johor, dan antri untuk cek pasport di Johor. Sekilas tidak terlihat ada yang mencolok dikota Johor. Hanya mobil mobil mewah plat Singapura yang hilir mudik. Sekilas info nih, klau orang Singapura mau ke malaysia menggunakan mobil melalui jembatan Singapura-Johor tidak dikenakan biaya apapun, tapi sebaliknya jika warna malaysia hendak pergi ke singapura menggunakan mobil akan dikenakan pajak. hmmm,,, aneh juga. 
mungkin karena orang-orang Singapura ke malaysia pada menghabiskan duit nya kali ya, itung itung membantu perekonomian warga malaysia juga nih.

    Siang hari kita tiba di JPO malaysia, tempat belanja barang-barang bermerk. Disini banyak dijual beraneka ragam fashion terbaru. yang suka belanja pasti cocok kalau mau cari barang merk2 terkenal. 
salah satu sudut JPO


  Selesai dari JPO lanjut makan siang sebentar untuk melanjutkan perjalanan menuju Gentng.
Lumayan jauh juga perjalana, karena kita lewat kuala lumpur kemudian naik menuju genting. Sebelum Sampai genting kita sempatkan makan malam.
Akirnya sampai juga, kurang lebih jam 9 malam. tapi ini masi di terminal bus untuk naik menuju hotel nya kita menggunakan cable car. Karena malam jadi tidak terlihat dah pemandangan nya. hanya kelihatan pohon dan suara jangkrik dan kawan kawan nya,,, hihihih ""
Tiba di stasiun cable car
ini foto waktu pulang nya jadi kelihatan karena sudah siang

keren juga kan kalau siang pemandangannya
   Sampai di Hotel kita istirahat dulu. ternyata kamar nya tidak cukup memuaskan, tidak ada minuman teh atau coffe. Toilet nya pun sangat kecil. Dan juga hanya ada kipas angin, hmmmm... wajarlah karena disini cuacanya sudah sangat dingin. Tidak usah pakai ac pun sudah brrrrr..... dingin coy.
Buka jendela pun kelihatan kabut nya lewat. tapi jangan protes klau anda datang bersama pasangan tapi mendapat kan kamar twin, karena klau mau pindah pun ga bakal dikasih. Tau sendiri first world Hotel di Genting ini jumlah kamarnya ribuan. Jadi pegawai nya tak begitu peduli lah, kerena yang menginap banyak sekali. Harga per malam nya lupa juga, hahaha
 
Lobby hotel

Hotelnya di atas bukit

area parkir untuk mobil tamu hotel, karena Bus wisata tak boleh sampai sini

Depan Hotel first world
   Jangan lupa sempatkan jalan jalan ke area sekitar. Disini juga ada wahana salju snow world.
tapi lupa saya biaya msuk nya berapa. hehehe...
Untuk cari makan tak begitu susah, disini banyak yg jual berbagai makanan 24 jam buka terus.
Dan yang pasti klau ke Genting jangan lupa masuk ke casino ya,, hahaha,, klau punya uang boleh lah ikut maen maen pasang koin. Kalau tak ada uang, lihat lihat saja. Untuk masuk ke casino nya gratis, tinggal nunjukin pasport saja. Karena klau pasport anda malaysia pasti tidak boleh masuk, yg boleh masuk hanya warga dari luar malaysia.
 
pintu masuk snow world

Dalam Casino tidak boleh foto, jd diluar aja lah ya..
Ekspresi kalah judi 1 koin,, bbhaahaha
   Di dalam casino juga ada coffe, lemon dan air putih gratisssss... tenang saja. karena di sini casino nya juga buka 24jam.

  Jadi klau sudah didalam ga bakal tau ini  pagi atau siang, apalagi klau sudah ikutan maen judi. wkwkwkwkw,,,,, asal masi ada uang pasti masi ga pengen keluar dari tempat ini.
Tapi jangan ketagihan ya, ingat masi ada titipan oleh oleh. Uang nya jangan dihabiskan buat judi. ahahhaha...

Bersambung ,


Tuesday, 8 September 2015

Pulau Abang

   Pulau Abang ,

Yah, ketika mendengar nama tersebut mungkin sebagian masih terdengar asing di telinga orang. Pulau yang berada di Kepulauan Riau, lebih tepatnya di Batam memang lg gencarnya dipromosikan sebagi destinasi wisata bawah air baru di Batam.
   Memang sih kalau mendengar tentang kota Batam orang langsung membayangkan daerah perbatasan, tempat industri dan tentunya kawasan bebas pajak atau Ftz. Karena cenderung masyarakat batam yg di huni dari berbagai macam ras dan suku. Batam sendiri tempatnya cuma kecil, bayangkan saja kepulauan Riau ini yg kurang lebih 95% nya adalah lautan. Jadi ga heran klau disini banyak pulau2 kecil yang tak bernama atau malah tidak ada penghuninya sama sekali.

Ok. Kita lanjut cerita tentang Pulau Abang.
Untuk mencapai pulau tersebut kita bisa melalui perjalanan darat dulu. Tepatnya menuju jalan arah Jembatan Barelang. nah , disini kalian bisa memilih menggunakan transportasi pribadi atau umum. tapi saya sarankan mendingan pake kendaraan pribadi. karena saya sendiri juga kurang begitu paham jika menggunakan transportasi umum. Tahu sendiri kan akses menuju Barelang masi sepi. yang rame sih kebanyakan di jembatan 1 sama 2.
Disini ada 6 jembatan yg menghubungkan Pulau Batam - Pulau Tonton - Pulau Nipah - Pulau Rempang - Pulau galang Dan Pulau Galang Baru yg di bangun oleh Bj. habibie dan mulai dibangun tahun 1993..

Kasih info sebentar, kalau yg belum pernah ke Batam, untuk mencapai ujung pulau Barelang dari pusat kota Batam kurang lebih 2 jam. Jangan salah loh, dua jam di Batam ini sudah bisa menempuh jauh. Apalagi di Barelang jalan nya lurus aja, tidak ada lampu merah kayak di kota. hehe

Selanjutnya kalian harus menuju pulau paling ujung setelah jembatan 6. sebelum sampai ujung ada tower pemancar sinyal 2 unit, nah disitu belok kanan untuk menuju tempat penyebrangan.
karena belum ada tanda menuju tempat situ, jd ya hanya itu patokan nya.

ini dia tower nya, ingat ya ,,

   
  Setelah sampai di tempat penyebrangan, tinggal tunggu saja untuk naik perahu atau orang sini bilang pompong. Disini juga selain sebagai tempat menyebrang ke pulau abang juga sebagai pelabuhan nelayan setempat. Tidak usah bingung untuk naik pompong nya, tinggal tanya2 orang disekitar situ pasti langsung tau. Biasanya sudah ada satu orang yg ngatur untuk menyebrang ke sana.
Atau klau ingin gampang bisa pake travel atau tour guide.

kartu nama salah satu Travel Pulau Abang
Nah,, itu ada kartu nama yg bisa di konfirmasi klau kalian mau jalan sendiri walaupun belum pernah kesana. Karena saya sendiri waktu pertama ke sana juga sempat bingung dan ke sasar, heheh...
Lama perjalanan naik pompong kurang lebih 30 menit. ga lama kan ?
Tapi bagi saya itu sudah termasuk lama, karena tau sendiri saya demam panggung klau di atas air. Mungkin klau menurut peruntungan ga cocok di air ya ?? wkwkwkw...
   Setelah sampai di Pulau Abang tinggal menuju tempat pendaftaran di sebelah homestay pulau abang. kalau kalian pake tour biasanya sudah diurus sih sama mereka. nah klau belum tinggal ambil paket aja, kurang lebih 300rb an. Itu sudah termasuk transport naik pompong pulang pergi dari tempat penyebrangan awal. Sudah dapat alat snorkeling dan makan siang. Dan berkeliling pulau serta pantai di sekitar Pulau Abang.
tempat penyebrangan ke Pulau Abang
Home Stay





   Saya sarankan kalau ke sini lebih baik pagi biar ga terlalu gelap pulangnya.
Disini kalian akan dibawa naik pompong lagi berkeliling pulau untuk mencari spot snorkeling. 
Ada 4-5 spot snorkeling yg bisa di kunjungi, pulau Dedap, pulau Hantu, dan apalagi ya,, lupa namanya, haha....




   Dan setelah berkeliling snorkeling pasti perut sudah keroncongan, nah disini kalian akan dibawa kembali ke pulau Abang untuk makan siang. dengan menu seafood ala masyarakat pulau Abang.
Menu sederhana khas Melayu yg terasa nikmat
Cumi cumi dan Tongkol



   Selanjutnya tempat yg terakir akan dikunjungi yaitu Pulau Rano. 
perjalanan menuju sini melewati hutan bakau, yg pasti keren banget... sayang belum dikembangkan lebih lanjut. Kalau saran saya sih bisa di kasih tempat pelantar untuk berjalan jalan menikmati hutan Bakau. jadi bisa sekalian menambah destinasi wisata di Pulau Abang.
Untuk pohon Bakau nya maaf nih ga sempat saya foto. tapi yakin deh keren banget tempatnya.
seperti film kapal bajak laut yg terdampar , hhehe...
sayang ya pulau secantik ini tak terawat, sampai ada yang terbakar.




kapal oleng kapten








pulau rano



  Dan setelah puas menikmati pulau Abang, saatnya kembali ke Batam lewat Pulau Galang Baru.
Jangan lupa kita dukung terus pulau Abang sebagai salah satu tempat destinasi wisata bawah air.
Karena dengan mengunjungi tempat wisata daerah, berati kita secara tidak langsung telah berkontribusi memajukan daerah tersebut. Serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.


Batam, September 2015

" Salam Lestari Alamku "






.




















 





Tuesday, 18 August 2015

Gunung Semeru Cerita

   Setelah sekian lama menunggu dapat juga kesempatan ke sana. Kamis malam, 23 Juli 2015 saya memulai perjalanan ke Stasiun Tawang, Semarang. Karena kebetulan saya ambil perjalanan menggunakan kereta api. dan pilihan saya jatuh dengan kereta ekonomi Matamarja.

Perjalanan Menuju Malang dari Semarang

    yahh,, lumayan juga keretanya, walaupun ekonomi. Karena waktu cari2 info digoogle kereta Matamarja lumayan favorit di kalangan pendaki karena rutenya yg jauh dan sedikit murah,
Jakarta - Malang 115rb.
    Perjalanan dari Semarang - Malang cukup bikin pantat tepos juga, hehe.. 10jam krang lebih.
Dari pada bosan tidur mulu, lagian juga ga bisa tidur nyenyak. Saya ajak ngobrol aja orang disebelah saya. kebetulan cewek (modusss). wkwkw,,
Sebetulnya kita Bertiga sih ke semeru, yah karena berangkat nya masi seminggu setelah lebaran jd ya masi terasa suasana arus balik.

   Tiba di Malang kira2 jam 8 pagi, Busyettt,, kirain td penumpang kereta nya pemudik arus balik, ternyata setelah turun barang bawaan nya carrier semua. Dan sudah dipastikan mereka juga akan ke semeru seperti kita.Untuk menuju pasar Tumpang dari stasiun saya naik angkot carter yg sudah banyak nunggu didepan stasiun.
   Akhirnya kita cari rombongan lain agar biaya lebih murah, dan dapat 8 orang jd nya sama kita. yahh,, 15rb an lah kurang lebih per orangnya.
Sampai di pasar Tumpang langsung pesan jeep. Sebelum berangkat saya sempatkan dulu sarapan pagi di pasar Tumpang.
    ehh, tapi jangan lupa juga siapkan fotocopy surat ksehatan dan ktp.
Karena di basecamp klau cari fotocopy agak ribet.

Dapat temen baru dari Solo dan Jakarta
   Nah, sebelum berangkat narsis dulu buat foto2.. hahhaaha Perjalanan hampir 2 jam dari pasar Tumpang ke basecamp Ranupane. Pemandangan nya karennnnn banget coy...Tarif jeep saat itu 650rb. Bisa muat 12orang , jd lebih irit klau dapat rombongan banyak.

  Sampai di basecamp kami melakukan registrasi dulu. Biaya pendaftaran Rp. 22.500/hari, jd jika kalian akan naik 3 hari tinggal itung aja. Itu sudah termasuk asuransi. Dibasecamp Ranupani ada toilet dan mushola juga + tempat istirahat.
Pos selamat datang

  Kita bertiga mulai pendakian jam 14.00. Menurut cerita2 nih, untuk sampai Ranukumbolo diperlukan 4 jam perjalanan. Yahhh ,, dinikmati aja. Mumpung baru pertama kali kesini.

  Benar juga saya sampai di Ranukumbolo sudah hampir gelap. jam 18.00 kurang lebih.
Pemandangan sebelum sampai Ranukumbolo



   Langsung tancap mendirikan tenda dan persiapan masak.
Perlu diketahui ternyata suhu di Ranukumbolo cukup dingin juga.
Setelah selesai makan kemudian langsung deh tidur untuk bangun pagi2 lihat sunrise.
Jam 5.30 Ranukumbolo

 
Matahari keluar dari peraduannya

    Berrrrrr... dinginnya. Danau masi diselimuti kabut. sangat,, sangat,, Indah.
Saya yg baru 2 kali naik gunung (G. Prau dan ini G.semeru) terpesona dg indah nya ciptaan Tuhan.
Dulu lihat cuma di website, atau dari film 5cm. ini langsung saya lihat sendiri.
  Alhamdulilah Tuhan masi memberikan kesempatan saya untuk melihat ciptaanNya.
Setelah puas menikmati Sunrise dan bikin sarapan, kami bertiga berkemas untuk melanjutkan perjalanan.
Ranukumbolo - kalimati kurang lebih 4 jam perjalanan. Tergantung speed masing2.
ketemu rombongan dari semarang yg habis mau turun

  Trek pertama yaitu Tanjakan Cinta. klau lihat di google, ga seberapa tingginya. Setelah mencoba sendiri, ternyata cukup melelahkan juga.
 Ada satu hal yg masi menarik dari Tanjakan cinta, yaitu mitosnya. pasti sudah pada tau kan ?
Jangan nengok ke belakang klau pas naik. saya sih cuek2 aja dengan mitos.

   Ga percaya ?" nihh:
Hanya para Jomblo yg takut menengok ke belakang

  Setelah melewati tanjakan cinta, kita akan melewati oro2 ombo. Sayang pas kesitu bunga lavender nya ga mekar. karena ga musim kali,, hehe

   oro2 ombo telah terlewati, sampai juga di jambangan yg memiliki ketinggian 2.600 mdpl.
Asal tau aja ternyata di jambangan ada yg jual makanan juga. Ga ke bayang kan bawa nya ?
yah, mungkin sepadan juga sih dg harga jual nya. hehe


Jambangan
shelter di kalimati dengan latar belakang puncak Semeru


 Kalimati.. Akhirnya sampai juga. Langsung pasang tenda, dan persiapan masak. Di kalimati  ada juga sumber air yaitu Sumber mani. kira2 30 menit perjalanan dari kalimati. Saya bertiga memutuskan untuk turun ke sumber mani, krena kebetulan belum ada yg kesana jd penasaran.
  Suasananya masi sunyi seperti bekas aliran sungai yg mengering, pantes dikasi nama kalimati (Kali=Sungai).
mau tau temen saya lg ngapain ? hehe
   Sedikit info, klau belum pernah kesini jgn sekali kali sendirian. seperti saya yg pulang dr ambil air di sumbermani memutuskan untuk naik sendiri. dan terbukti saya ke sasar. wkwkwk... "
   Untung saya bisa ketemu jalan yg benar (bukan jalan keburukan). hehe

   Jam 23.00 kami bertiga bangun untuk persiapan summit. bikin kopi dan camilan dlu biar mata nya melek dan ga kantuk.
   Sambil pakai sarung tangan, jaket double dan penutup kepala sekaligus hidung jgn lupa.
Kita bertiga bawa air mineral 1 liter  & air susu 600ml (ternyata kurang).
Pkl 00.30 mulai start, suasana masi gelap dan kebetulan langit dipenuhi bintang.

Saya sarankan jika ingin melihat Sunrise dr puncak agar berangkat lebih awal jam 22.00 kurang lebih. Karena setelah melewati arcapada dan batas vegetasi , trek nya sangat menanjak berpasir yg banyak memakan waktu.
Dan perlu hati2 juga dengan batu yg tiba2 melorot dari atas.
  Biasanya para pendaki yg nginjak batu dan emang saat kita summit disarankan agar jgn nginjak batu. karena bisa merosot dan kasihan juga klau kena yg di bawah kan ??

Saat istirahat juga harus waspada dr atas jika ada batu. Tapi jgn lama2 ya istirahat di sini, karena semakin lama istirahat bisa kedinginan atau malah ngantuk, hahaha..
  Butuh waktu kurang lebih 7 jam dari kalimati untuk sampai ke puncak.
Tanjakan nya yg sangat curam dan bikin tenaga terkuras. butuh perjuangan untuk menikmati puncak para dewa.
wajah2 penuh lelah karena matahari sudah mulai meninggi


Dan ini lah yg di tunggu-tunggu ,,
Mahameru 3676 mdpl.
Minggu, 26 Juli 2015


Puncak Semeru


Merenung Tidak Percaya Bisa Sampai Puncak


 ------  Kita Tunggu Cerita Kalian dari Tanah Tertinggi di Pulau Jawa  ------

Thursday, 18 September 2014

DADAKAN KE SINGAPORE

  Dadakan Ke Singapore
Universal Studio
    Liburan kali ini memang terasa jauh, walaupun sebenernya dekat sih. Karena kebetulan saya tinggal dibatam. Walaupun bukan asli orang batam. kita asli dari Semarang tepatnya. biasanya kalau masih di Semarang, saya liburan cuma ke jogja dab.

   kali ini saya numpang kencing ke negeri tetangga. Numpang foto aja , walaupun sebenarnya gak masuk kedalam Universal Studio, hehe.. Maklum, belum jadi pengusaha. Biasanya ke Singapura orang orang mau berbisnis, kita cuma numpang foto aja. Lumayan bisa buat ganti foto Profil. hehe

   

Sentosa Islands

Marina Bay Dari Garden Bay The Bay


Berawal Dari 2014


   Mana tahu kita merantau sudah jadi orang sukses, bisa jalan2 kenegeri orang lain. Nanti saya upload foto lagi dab. Soalnya masi baru kerja di Batam, jd belum punya banyak tabungan. hehe
Mumpung masi single, (curhat) belum ada tanggungan hidup banyak. Jadi nikmati hidup dengan pengalaman mudamu,,

Btw, ini postingan pertama blogg saya loh, jadi maklum bahasanya ngelantur sana sini....
   

   Salam, Rantau...